Total Pageviews

Sunday, September 28, 2014

Mencintamu adalah Angin

mencintamu adalah angin
yang berembus sepoi atau gemuruh

jika sepoi, ia serupa interlud
sejatinya singkat dan maujud
kidungkan doadoa tahajjud
dalam sunyi beribu sujud
berbingkai solitud

atau ia yang separuh ruh
jika gemuruh ia laksana guruh
serupa beliung tajam mencacah waktu hingga luruh

di belantara riuh



lalu menyesap tinggalkan asap
dan tak pernah sekalipun lesap
di sayapsayap malaikat yang menyadap

:mengunduh anugerahMu

Friday, January 24, 2014

On One Bowl of Soup



One day
One bowl soup one day on one afternoon
One heart met one other heart
One long forgotten ardour
(Could they become one?)
One bowl (wished to) melted two hearts
(In an attempt to uphold both)

In the meantime

Heat on other bowl is about to drop
Dissolved by other heart
That  frozen

Soto Ambengan, 24 January 2014

Wednesday, January 22, 2014

Aku dan Hujan




Hujan, ingatkan aku untuk selalu mengatakan:
“Memandangmu adalah terindah
Melihatmu beningkan keruhku”
Mendengar ramaimu tetes demi tetes, rintik bahkan deburmu mampu riuhkan sepiku”
Jangan lupa ingatkan pula aku untuk selalu mengatakan:
Melepasnya adalah sebuah keniscayaan”


Cipayung, 2014