Friday, October 31, 2008
ingin
ingin

inginku memberi lebih
inginku berbuat lebih
inginku menjadi lebih
inginku...

namun
inginku tidak meminta
lebihlebih
mengemis
 
posted by yaya at 4:42 PM | Permalink | 0 comments
Tuesday, September 16, 2008
On Ramadhan reflection
Telah ke 16 hari dalam Ramadhan, bulan terbaik dari seluruh bulan.

Jika hari ini hari ke 16, hari yang menjemput Lailatul Qadr adalah hari ini, dan malam ini adalah Malam Kemuliaan. Hari ini banyak ditunggu oleh para "Pencari Tuhan" untuk semakin banyak beribadah, memperbesar pahala, meraih tiket lahir sebagai fitri kembali. Saat Tuhan menghapus dosa-dosa, mencuci semua khilaf dan salah, saat Tuhan menyeka airmata hamba-hamba-Nya yang dekat dengan-Nya, saat semua yang dilakukan mereka bernilai ibadah dari bangun tidur hingga tidur kembali, hingga tidur pun adalah ibadah. Idealnya, terasa Ramadhan kian membuka hati mereka, mencharge kembali setelah hampir habis energi jiwa mereka dalam setahun. Hingga Malam Lailatul Qadr harusnya merupakan puncak prosesi ibadah. Yang, sangat mungkin berakhir indah, makin menebalkan iman yang mereka pupuk dari waktu ke waktu. Namun bagi saya, malam Lailatul Qadr belum terasa. Belum get into the feeling. Masih jauh di pintu masuk atau pintu keluar Ramadhan. Seperti masih tersangkut di awal atau di akhir bulan. Bukan ditengahnya. Atau mungkin bersembunyi dalam irisan-irisan bulan? Entah.

Ramadhan tahun ini seakan 'memburu' dan 'diburu', juga seolah 'buru-buru'. Ramadhan hanya 'memburu' mereka yang mencari Tuhan tanpa lelah. Ramadhan 'diburu' oleh mereka, juga dengan tanpa lelah. Sehingga, Ramadhan buatku jadinya seperti 'buru-buru' meninggalkanku. Belum lagi masuk merasuk dalam jiwa dan raga, ia sudah harus pamit pergi.Dan belum pasti akan bertemu kembali tahun mendatang.

Saat semua bersemangat menyongsong Malam Kemuliaan itu, saya terpekur menyadari betapa masih jauh diri ini menghadirkan Dia dalam sholat.Apalagi dalam keseharian. Dia belum hadir sepenuhnya ketika harusnya saya "connecting" langsung ke Arasy-Nya. Masih gagal membersihkan hati ini dari rongsokan-rongsokan dosa. Bergunung-gunung jumlahnya. Jika demikian, berkaratkah jiwa ini? Cermin hati ini sepertinya sudah tidak mampu lagi merefleksikan cahaya-Nya. Sungguhkah?
 
posted by yaya at 7:46 AM | Permalink | 0 comments
Sunday, June 29, 2008
kembali
bahwa tahun berganti
dan kita berlari lampaui musim
di mansionmansion yang megah
atau gubukgubuk yang telah kosong

tinggalkan (hanya) serangga malam
dan burungburung laut menukik
capai
kodrat mereka sebab
taman surgawilah tujuan akhir
dan bukan aku

tinggalkan pantaipantai hangat
penuh jejakjejak mentari dengan siluetnya
rembulan menyulam malam dengan pekat
semua patuh sebab
taman surgawilah tujuan akhir
dan bukan aku

mengapa tiap malam kudengar debur?
hempasannya gulung riakriak samudra hati
entah!

"aku kembali ketika malam kelabu berakhir, bawakanmu serbuk emas dan seekor kupu menemanimu...semoga cukup untukmu meretas malam melawan takdir..."


dengan langkah limbungku
dan tangis tengah malamku
aku kembali
 
posted by yaya at 5:25 PM | Permalink | 0 comments
Friday, May 04, 2007
on back again
kembali,
apa yang kan kutulis?
entah
semuanya menguap,
seperti sebuah dejavu
kembali ke mimpi yang pernah
kumimpi
 
posted by yaya at 3:28 PM | Permalink | 0 comments
Monday, November 27, 2006
blogmania
Photobucket - Video and Image Hosting

sesungguhnya telah lama saya ingin menulis hal ini. hanya karena kesempatan untuk duduk didepan komputer, walaupun perlu beberapa menit saja untuk menulis postingan baru, belum ada(atau belum diadakan!D:).

menjadi blogger belum lama buat saya. baru tahun 2004 lalu. saat itu mulai membuat blog untuk anak-anak. fajri dan fikri. terinspirasi dari teman-teman yang bikin blog untuk anak-anak mereka, tentu saja. "supaya anakku tahu seperti apa dia waktu bayi, 1 tahun, 2 tahun, dan seterusnya", kata seorang teman. "supaya ada rekaman kejadian yang lucu dan tidak terlupakan yang pernah anakku lakukan, yang tidak bisa direkam oleh handycam maupun kamera digital", jawab teman yang lain. "biar anakku punya keinginan menulis dan bisa latihan menulis", ada teman lagi yang berpendapat seperti itu.dan saya pun manggut-manggut setuju. juga mencoba berpendapat yang sama.ehm...

kemudian saya mencoba beberapa provider yang menyediakan layanan blog gratis, semisal blogspot, blogdrive, wordpress, crabblog(?entah, seperti itukah namanya), multiply. ingin saya waktu itu adalah, punya blog yang tampilannya lain dan sesuai dengan tema anak-anak (fajri fikri waktu itu masih 7 dan 9 tahun).dan yang paling user friendly adalah blogspot. padahal mereka tidak punya template dengan tema yang khusus anak-anak. tapi akhirnya jadilah blog mereka.

saya rajin memposting cerita yang mereka karang sendiri dengan bahasa inggris yang belepotan ataupun hanya mempublish foto-foto mereka juga gambar-gambar. waktu itu memang fikri masih belum mahir mengetik memakai komputer. dia mengetik dengan lambat dan memakai dua jari. tapi dengan semangat yang luar biasa, akhirnya dia mampu menyelesaikan ketikannya. bahkan ada cerita tentang spongebob yang lahir setelah fikri menonton spongebob the movie. jika kita membaca postingan fikri, bahasa inggris yang dipakai gado-gado dengan bahasa indo. bahasa inggrisnya pun dengan kata-katanya sendiri. fikri tidak mempedulikan memakai bahasa inggris yang tepat ejaannya atau tidak. begitupun dengan ceritanya. eh, ceritanya memang dicampurnya dengan film tersebut, tapi ditambahkan dengan imajinasinya sendiri. “biar tambah seru”, katanya. meski tidak panjang, tapi itulah hasil kerja keras fikri. sebagai tambahan, fikri sangat suka menggambar dan sejak umur 5 tahun ia sudah mulai mencoba menggambar memakai word art yang diketahuinya dari fajri. fajri sendiri bisa menggambar di kompi saat dia bersekolah di pre-school dulu.

dan fajri sudah bisa menulis dalam bahasa inggris, walau kadang masih ada kata-kata yang belum tepat ejaannya. atas provokasi saya, fajri mau menulis. menulis apa saja. kejadian setiap hari atau cerita yang tidak bisa dilupakan.oya, provokasi saya adalah supaya fawwaz, teman mereka ketika di Australia dan anak dari sahabat kami, lily dan farid, bisa membaca blognya. dan biar mereka dikenal orang, demikian provokasiku waktu itu. padahal mungkin saja fawwaz belum pernah menengok blog mereka atau orang yang kami kenal yang sudi membaca blog mereka di hutan maya yang tak terbatas ini. tanpa berpikir seperti tadi, tentu saja karena pikiran mereka masih belum sampai untuk memikirkannya. makanya mereka, terlebih fajri, antusias menulis dalam bahasa inggris. dan fikri menggambar.

setelah beberapa waktu, mereka bosan menulis. saya pun jarang lagi menyemangati mereka menulis atau menggambar. apalagi ayah mereka membelikan playstation 2 setelah fajri beberapa kali ranking pertama di kelasnya. jadilah mereka gila dengan game dan sering minta dibelikan disk untuk ps2.

nah, bulan ini , tepatnya sejak bulan lalu, saya punya deal dengan mereka. karena terlalu seringnya mereka minta dibelikan disk untuk game yang baru, saya harus membatasinya. solusinya, saya akan belikan mereka masing-masing satu disk, jika, fajri menulis satu cerita yang selesai dan fikri menggambar tiga buah di paint. maka jadilah saya memposting setelah satu tahun lebih dua bulan tidak pernah meng up date blog mereka. a deserted blog.

tapi seharian ini, kami, saya berdua fikri, sibuk mengganti template. fajri hanya menengok sekali-kali. pasalnya, secara tak sengaja saya mendengar lagu kiroro, "mirai e" di kompi adikku, anto. penasaran, saya menggoogle untuk lihat klipnya. ternyata baru ketahuan bahwa lagu itu merupakan salah satu theme songnya film animasi "Final Fantasy IX". kutaruhlah di blog mereka. pikirku, sekalian ganti skinnya. jadinya, fikri yang mendesain kumpulan gambar FF 9 di paint dan, voila...jadilah blog baru mereka. template final fantasy ix yang didesain sendiri oleh fikri. fikri senang bukan main. karena dua postingan FF 9 dalam klip, seharian dia nonton terus di blognya. hingga kakaknya bosan dan meledeknya terus :)...dan fikri pun takut blognya tidak bisa tampilkan kedua klip itu. sepertinya ia akan sering membuka blognya. mudah-mudahan tidak tiap hari...

menjadi blogmania buat sebagian orang memang telah jadi hal yang biasa. bahkan ada beberapa yang sampai tiap hari memposting sesuatu buat blognya. blog sudah seperti suatu kebutuhan. seperti sesuatu makhluk yang butuh di beri "makan". dipelihara seperti piaraan. dipercantik. ditambahkan aksesoris. diberi sesuatu sebagai sebuah representasi, sebuah cermin, sebuah refleksi, dari si empunya blog.

ada kumpulan para blogger yang membuat komunitas mereka sendiri. ada juga blogger yang belum memikirkan pentingnya bergabung di komunitas itu. ada malah yang bikin institusi untuk mengadakan lomba memperebutkan award untuk sebuah blog yang terbaik.

walaupun, tetap saja ada yang belum memikirkan pentingnya membuat blog. entah karena alasan belum penting, belum menjadi kebutuhan, atau, memang karena belum tahu dan belum punya waktu bikin blog. bagi mereka, ehm, untuk kalangan tertentu yang "agak benci" blog, blog adalah media narsis. menarsiskan diri dengan menampilkan cerita diri, beli sesuatu buat diri (HP X kek, baju brand Y kek), berjalan-jalan di mal anu buat diri jadi relaks, melepas stres, clubbing, apapun yang bisa dipublish di blognya. buat sebagian orang memang kelihatan narsis dengan menampilkan semua sedetail-detailnya. sampai linking away kemana-mana. toh, tidak ada yang komplain dan protes tentang ini. sebab belum ada universal rules and regulation kan, tentang hal tersebut.

akhirnya, saya ingin tutup dengan mengutip survey technorati:


'Technorati is now tracking over 7.8 million weblogs, and 937 million links. That’s just about double the number of weblogs tracked in October 2004. In fact, the blogosphere is doubling in size about once every 5 months. It has already done so at this pace four times, which means that in the last 20 months, the blogosphere has increased in size by over 16 times.'

keep blogging, everyone!...(and i say to my self.....)
 
posted by yaya at 8:13 AM | Permalink | 0 comments
Thursday, October 19, 2006
potter, potter, potter
potter; mrs. potter's lullaby.
ini judul lagu. punya counting crows. agak aneh juga, kami bertiga bersaudara, saya, anto, nana, semua suka kelompok band ini. agak aneh juga, saya (dan nana), dengan jilbab di kepala, suka dengan musik seperti ini. apalagi di usia yang seperti ini (harusnya masa itu sudah lewat, kata beberapa teman!:((!). apalagi dalam bulan suci ini, mungkin harusnya dengar nasyid, kasidahan, tartil. mungkin karena kekepalabatuan saya yang parah, saya ngotot saja mendengarnya. mungkin juga karena liriknya enak dan agak sinis. musiknya sedikit keras tapi tetap ada unsur mellownya, walaupun dalam versi mereka sendiri. bercampur country, itu pasti. sejatinya kelompok band asal amerika, tetap mengusung unsur khas amerika; country. musik country adalah tipikal musik amerika dengan segala atribut amerika; cowboy, topi cowboy, kuda, tali lasso, sepatu boot, pistol (ada yang terlupa?). dan lagu ini masuk dalam kotak musik yang saya set sendiri dalam kepala, yang setia setiap hari mengantar kemana kaki melangkah, disamping Mr. Jones dan Omaha. lagu ini sangat berpengaruh dalam keseharian saya; menghibur, bisa juga menyemangati. bukan apa-apa, sok kebaratbaratan, sok modern atau yang lain, menyukai musik tertentu atau pendengar kelompok band tertentu menurutku adalah sebuah pilihan yang sangat personal. privacy, itu mungkin kata yang mewakili. dan agak kurang bijak untuk membaca seseorang dengan menghubungkan personal orang tersebut dengan hal lain dalam hidupnya. menurut anda?

potter; harry potter.
ini nama karakter. dari sebuah sekuel yang dicipta J.K. Rowling.dia digambarkan sebagai seorang remaja belasan tahun, berkacamata bundar, tampan, berambut hitam, berdomisili di sebuah suburb di London bersama paman, bibi dan sepupunya yang semua tidak menyukainya, dengan sebuah tanda halilintar di dahinya. hingga kini sudah 7 serial yang beredar. pasti anda familiar dengannya. anakanak saya sangat menyukai karakter ini(saya menyempatkan diri juga membacanya, sampai bapak saya mengira saya ingin menjadi anakanak lagi (padahal iya!:D)), mengoleksi dvd dan novelnya (walaupun versi Inggrisnya belum dapat), sampai kaos dan stationary kits. beberapa mahasiswa saya malah tertarik menulis skripsi tentang karakter beserta novelnya, dan meminta saya menjadi pembimbing mereka. pengaruh harry potter sangat luas terhadap pembacanya, apalagi anakanak. bahkan hingga ke sisi psikologis mereka (satu dari bimbingan saya meneliti tentang hal tersebut). sebuah situs pendidikan untuk anakanak dengan berbagai fasilitas; game, puzzle, dan sebagainya, memuat respon anak-anak dalam hubungannya dengan dampak psikologis mereka terhadap karakter ini.

potter; treespotter.
ini nama blog. http://treespotter.blogspot.com/. awalnya saya temukan blog ini setelah membaca blog andreas harsono. disalahsatu postingan andreas, ada komentarnya. saya juga pernah rolling ke blog aco dan di banyak postingan aco, ada komentar dia. rupanya dia sangat peduli terhadap isuisu nasional, begitupun yang populer. blognya hitam, penuh tulisan, baik kutipan tulisan orang, tulisan dia sendiri, maupun fasilitas-fasilitas blog lain yang selalu ditawarkan pada blogger. orang ini rupanya sangat suka menulis, dan satu ciri khas dia; amat suka mengutip kalimatkalimat yang menurutnya berhubungan dengan postingan yang ditulisnya saat itu. saat saya membolakbalik halaman blognya, belum semua postingan tentang dirinya yang saya baca, saya dapati diri saya amat menyukai style dia menulis. narrative essay, mungkin itu genrenya dalam penulisan, atau esai yang mencakup semua; deskriptif, naratif, argumentatif. apapun itu.dan, fyi, tulisan dia pun akhirnya mempengaruhi tulisan-tulisanku (dalam bahasa Inggris).
Kembali lagi, semua postingan ditulis dalam bahasa Inggris,sehingga saya mengambil kesimpulan dia sangat pasti seorang asing. ekspatriat atau semacamnya. bahasanya pun, adalah bahasa yang sangat canggih untuk ukuran saya. mungkin jika dia mengikuti tes kemampuan menulis dalam bahasa Inggris, aka IELTS atau TWE, misalnya, dia akan peroleh score tinggi (ya, tentu saja karena dia seorang penutur asing, asumsi saya waktu itu). secara kesukaanku pada tulisan dia, blognya ku link tanpa permisi (eh, begitu juga dengan beberapa blog dalam sidebarku seperti aco patunru dan punya andreas harsono, ku link saja tanpa izin! LOL!toh tidak ada undang-undang yang mengatur hal ini, bukan begitu yak?!).
nah, suatu ketika saya mencek imel yang masuk di inbox dan mendapatkan sebuah dari dia. kenapa? pasti pertanyaan ini mengusik. kok bisa? ya, karena kesalahanku dalam menafsirkan bahasa yang dipakai Neruda (ini kaitannya dengan postinganku tentang penggalan puisi Neruda yang jadi banner dalam skin baru blog ini). waktu itu tuan ini hanya memberi tahu "Neruda menulis dalam bahasa Spanyol, bukan dalam bahasa Italia" (dalam bahasa Inggris, pastinya). dan kubalas terima kasih beserta perasaan malu yang sangat atas kebodohanku itu (anyway, is it really true the poem is in Spanish? anyone out there? will you help?
 
posted by yaya at 10:09 AM | Permalink | 0 comments
Thursday, October 12, 2006
"Ancora abbiamo perso questo tramonto"











Pablo Neruda - “Still we have lost this sunset”
(translated from "Ancora abbiamo perso questo tramonto")


Still we have lost this sunset.
Nobody this evening saw to us with the united hands
while the blue wind fell over the world.

I have seen from my window
the festivity of placing on far mounts.
Sometimes, like one currency
a sun piece was caught fire between the hands.
I remembered to you with the tight spirit
from that sadness that you know to me.

Then where you were?
Between which people?
Which words saying?
Because all the love of a blow arrives me
when I feel myself sad and I feel to you therefore far?

The book fell that always is taken in the sunset
and as a dog hurt to my feet rolled mine cappa.
Always, to always it removes you in the evening
where the sunset runs cancelling statues.


Sebuah penggalan puisi karya Pablo Neruda yang selalu menghiasi blog ini. Setelah berusaha ganti skin, saya pilih skin ini setelah cobacoba skin lain. Masih pakai templatenya pannasmontata, tramonto lebih nyaman untuk semua; posting, layout, etc.
Dan setelah curious mencari sana sini apa arti puisi ini (sampai belabelain tidak melanjutkan makalah dan tulisan buat panyingkul!...),saya akhirnya dapat disitus puisi berbahasa Spanyol(?) (www.newsky.it).
Inilah versi Spanyolnya:

Ancora abbiamo perso questo tramonto.
Nessuno stasera ci vide con le mani unite
mentre il vento azzurro cadeva sopra il mondo.

Ho visto dalla mia finestra
la festa del ponente sui monti lontani.
A volte, come una moneta
si incendiava un pezzo di sole tra le mani.
Io ti ricordavo con l'anima stretta
da quella tristezza che tu mi conosci.

Allora dove eri?
Tra quali genti?
Che parole dicendo?
Perché mi arriva tutto l'amore d'un colpo
quando mi sento triste e ti sento così lontana?

Cadde il libro che sempre si prende nel tramonto
e come un cane ferito ai miei piedi rotolò la mia cappa.
Sempre, sempre ti allontani nelle sera
dove corre il tramonto cancellando statue.

Ngerti kan sekarang?
 
posted by yaya at 12:15 PM | Permalink | 2 comments
Jammed (or Jammin'?)
Terkadang ada saat dimana kita tak mampu berkata-kata, apalagi menuangkannya dalam tulisan, walau dengan segala upaya dicoba. Ini terjadi sejak 3 minggu yang lalu. Ingin berpuisi, malah yang jadi seperti laporan kegiatan atau penelitian. Ingin menulis esei atau opini, yang jadi malah cetusan ringan yang amat ngepop, seperti bahasa gaul anakanak muda sekarang(pengumuman, ada yang komentar knapa saya tetap kecil dan seperti mahasiswa, ya...karena saya suka bergaul dengan mreka dan itu jadi hiburan buat masamasa jenuh dalam hidup, semacam escape, pelarian, atau sanctuary, boleh juga...dan itu sahsah saja kan? eits, dilarang komentar lo ya!)

Nah, banyak yang menyebut kondisi ini dengan jammed. Macet. Aka terbebani. Aka terhenti. Aka apa lagi ya...saya belum cek di kamus sih. Ini perkiraan saja.

Dan kondisi ini amat mengganggu keberlangsungan hidup menulisku yang mulai saya suburkan kembali, sejak berhenti bertahuntahun lalu. Harus diakui, saya memang bukan seorang yang produktif, apalagi kalau parameternya hasil penelitian, tulisan di koran, apalagi bahan ajar...(helllooooo....malas banged siih..!!!..) Hiks, that's me...whatever....(pasrah kali yak?)



So, is there anybody out there willing to help me, pleaseee?....(desparate banged niy!)

Sebagai penutup, ini lagu Marley tentang Jam (Jammed atau jammin'?)
Simak liriknya...

Ooh, yeah! All right!
We're jammin':
I wanna jam it wid you.
We're jammin', jammin',
And I hope you like jammin', too.

Ain't no rules, ain't no vow, we can do it anyhow:
I'n'I will see you through,
'Cos everyday we pay the price with a little sacrifice,
Jammin' till the jam is through.

We're jammin' -
To think that jammin' was a thing of the past;
We're jammin',
And I hope this jam is gonna last.

No bullet can stop us now, we neither beg nor we won't bow;
Neither can be bought nor sold.
We all defend the right; Jah - Jah children must unite:
Your life is worth much more than gold.

We're jammin' (jammin', jammin', jammin')
And we're jammin' in the name of the Lord;
We're jammin' (jammin', jammin', jammin'),
We're jammin' right straight from Yah.

Yeh! Holy Mount Zion;
Holy Mount Zion:
Jah sitteth in Mount Zion
And rules all creation.

Yeah, we're - we're jammin' (wotcha-wa),
Wotcha-wa-wa-wa, we're jammin' (wotcha-wa),
See, I wanna jam it wid you
We're jammin' (jammin', jammin', jammin')
I'm jammed: I hope you're jammin', too.

Jam's about my pride and truth I cannot hide
To keep you satisfied.
True love that now exist is the love I can't resist,
So jam by my side.

We're Jammin' (jammin', jammin', jammin'), yeah-eah-eah!
I wanna jam it wid you.
We're jammin', we're jammin', we're jammin', we're jammin',
We're jammin', we're jammin', we're jammin', we're jammin';
Hope you like jammin', too.
We're jammin', we're jammin' (jammin'),
We're jammin', we're jammin' (jammin').
I wanna (I wanna jam it wid you) - I wanna -
I wanna jam wid you now.
Jammin', jammin' (hope you like jammin' too).
Eh-eh! I hope you like jammin', I hope you like jammin',
'Cause (I wanna jam it wid you). I wanna ... wid you.
I like - I hope you - I hope you like jammin', too.
I wanna jam it;
I wanna jam it.
 
posted by yaya at 8:53 AM | Permalink | 0 comments