Wednesday, November 18, 2009
Jakarta dan Segala Tentangnya
Menerobos jalanjalan lebar Jakarta, serasa Menyeruput sinarsinar lampu yang hobi menghabiskan pekat dan kilau bintangnya malammu. Hangat, memukau dan melepas dahaga.Bermilmil terukur dengan rodaroda waktu seumur jagung, menjejak tanahmu membangun pagi, menyusun piramida bawah sadar yang menguap.Lelah, amarah, gegar, kecewa,sedih, riang menggadogado.
Selalu tersisa gemerlapmu ketika kubunuh rinduku padanya, halaman rumahku yang menggoda tuk hadir kan kuningnya savannah, hijaunya gunung, birunya teluk serta lepasnya laut ke horizon langit.Kau buatku kembali memujamu dengan angkuhmu, aroganmu yang sangat retro, kekejamanmu yang menyerigala dan segalanya tentangmu: tentang para pengemis, tentang bromocorah, tentang tikustikus, tentang ini tentang itu=semuanya dengan symbol dan label yang sama: miris mengiris…
Duhai Jakarta, telah kaupukau aku dengan undanganundangan operamu disini, cahayacahaya lampu panggungmu disana, kerlipkerlip komunitasmu dimanamana, belum lagi kerlapkerlap para bintang dan jetsetmu yang kosmo, dan aku dan upaya transformasiku anut gaya hidup, yang hijau, yang hitam, yang merah, atau yang kelabu? Hingga karibku yang berkarib dengan pembenci Jakarta, akan kibarkan bendera putih ketika ada saja, momenmomen yang tak tergantikan pilihannya, dan putuskan dirimu!!
Duhai, Jakarta…
Kau buatku mulai jatuh…
Jakarta, Nopember 2009
 
posted by yaya at 12:02 AM | Permalink | 0 comments
Friday, November 13, 2009
Menggugah langit

Oh, derap kaki pagi membaur riang mengejari siang
yang sekejap mengganti aroma rumput dan embun yang
tipistipis dan
telah menggeser malam pekat dengan
silih gantinya
tanyatanya terencana
di gedung bundar, di sel sel mewah, diwarung-warung

Aku termangu,

Lihat! anakanak negri ini gundah, dan aku berdiri menjinjit jari
Sebab mata lahir batin yang terbatas,
Tak mampu lagi memapar simbolsimbol atau
Mentesakan ini dan meng antitesakan itu

Mereka, anakanak negri ini,
Yang dibuai dunia baru,
Dunia antah berantah yang seketika terbangkan mereka dari dunia nyata
Tlah bermimpi melawan sang kuasa yang,
Tak lagi sekedar mimpi

Menghujat para lalim dan cukongcukong super duper yang
aruhi keputusan, dari RI 1 hingga RI tonga
membelalakkan matamata dari sabang hingga merauke
mengejutkan jiwajiwa kosong dan hilang nyali hingga sadarkan bahwa,
masih ada nurani yang bisa bicara:

“wahai semua leluhur-leluhur nusantara,
Hari ini kami berkumpul membangunkan petinggipetinggi tanah ini
Yang tetap haus dan lapar meskipun dahaga selesai dan perut gembul “
“wahai semua pahlawan yang tersebut namanya dengan tinta sejarah
Bantulah kami lepaskan diri dari penjajah
Materialisme dan borok kapitalisme ”

Namun, seketika aku terpekur,
Pantaskah kami memanggil semua arwah kalian,wahai para leluhur?
Akankah dengan menyeru namamu akan selesai hingar bingar negri ini?
Pantaskah hanya doadoa belaka yang terucap,yang mungkin aliri begitu saja lidah ini?
Ataukah kami tinggal menunggu tsunami raksasa berikut yang akan menggulung dan menyisakan tiada
Yang tinggalkan alibialibi kosong dan orasiorasi melompong?

Dan Rendra akan bangkit dan sekali lagi dengan lantang memanggil hatihati kaum muda yang murni dengan darah segar dan berkalikali menyumpah:
“Dengan puisi ini aku bersaksi:
Bahwa hati nurani ini mesti dibakar
Tidak bisa menjadi abu
Hati nurani senantiasa bisa bersemi
Meski sudah ditebang putus di batang”*

Mohon ampun, wahai semua baginda leluhur!

*Dari puisi W.S. Rendra, “Rayu Rayu Santi”
Jakarta, 8 Nopember, 2009
 
posted by yaya at 9:51 AM | Permalink | 0 comments
Friday, October 31, 2008
ingin
ingin

inginku memberi lebih
inginku berbuat lebih
inginku menjadi lebih
inginku...

namun
inginku tidak meminta
lebihlebih
mengemis
 
posted by yaya at 4:42 PM | Permalink | 3 comments
Tuesday, September 16, 2008
On Ramadhan reflection
Telah ke 16 hari dalam Ramadhan, bulan terbaik dari seluruh bulan.

Jika hari ini hari ke 16, hari yang menjemput Lailatul Qadr adalah hari ini, dan malam ini adalah Malam Kemuliaan. Hari ini banyak ditunggu oleh para "Pencari Tuhan" untuk semakin banyak beribadah, memperbesar pahala, meraih tiket lahir sebagai fitri kembali. Saat Tuhan menghapus dosa-dosa, mencuci semua khilaf dan salah, saat Tuhan menyeka airmata hamba-hamba-Nya yang dekat dengan-Nya, saat semua yang dilakukan mereka bernilai ibadah dari bangun tidur hingga tidur kembali, hingga tidur pun adalah ibadah. Idealnya, terasa Ramadhan kian membuka hati mereka, mencharge kembali setelah hampir habis energi jiwa mereka dalam setahun. Hingga Malam Lailatul Qadr harusnya merupakan puncak prosesi ibadah. Yang, sangat mungkin berakhir indah, makin menebalkan iman yang mereka pupuk dari waktu ke waktu. Namun bagi saya, malam Lailatul Qadr belum terasa. Belum get into the feeling. Masih jauh di pintu masuk atau pintu keluar Ramadhan. Seperti masih tersangkut di awal atau di akhir bulan. Bukan ditengahnya. Atau mungkin bersembunyi dalam irisan-irisan bulan? Entah.

Ramadhan tahun ini seakan 'memburu' dan 'diburu', juga seolah 'buru-buru'. Ramadhan hanya 'memburu' mereka yang mencari Tuhan tanpa lelah. Ramadhan 'diburu' oleh mereka, juga dengan tanpa lelah. Sehingga, Ramadhan buatku jadinya seperti 'buru-buru' meninggalkanku. Belum lagi masuk merasuk dalam jiwa dan raga, ia sudah harus pamit pergi.Dan belum pasti akan bertemu kembali tahun mendatang.

Saat semua bersemangat menyongsong Malam Kemuliaan itu, saya terpekur menyadari betapa masih jauh diri ini menghadirkan Dia dalam sholat.Apalagi dalam keseharian. Dia belum hadir sepenuhnya ketika harusnya saya "connecting" langsung ke Arasy-Nya. Masih gagal membersihkan hati ini dari rongsokan-rongsokan dosa. Bergunung-gunung jumlahnya. Jika demikian, berkaratkah jiwa ini? Cermin hati ini sepertinya sudah tidak mampu lagi merefleksikan cahaya-Nya. Sungguhkah?
 
posted by yaya at 7:46 AM | Permalink | 3 comments
Sunday, June 29, 2008
kembali
bahwa tahun berganti
dan kita berlari lampaui musim
di mansionmansion yang megah
atau gubukgubuk yang telah kosong

tinggalkan (hanya) serangga malam
dan burungburung laut menukik
capai
kodrat mereka sebab
taman surgawilah tujuan akhir
dan bukan aku

tinggalkan pantaipantai hangat
penuh jejakjejak mentari dengan siluetnya
rembulan menyulam malam dengan pekat
semua patuh sebab
taman surgawilah tujuan akhir
dan bukan aku

mengapa tiap malam kudengar debur?
hempasannya gulung riakriak samudra hati
entah!

"aku kembali ketika malam kelabu berakhir, bawakanmu serbuk emas dan seekor kupu menemanimu...semoga cukup untukmu meretas malam melawan takdir..."


dengan langkah limbungku
dan tangis tengah malamku
aku kembali
 
posted by yaya at 5:25 PM | Permalink | 0 comments
Friday, May 04, 2007
on back again
kembali,
apa yang kan kutulis?
entah
semuanya menguap,
seperti sebuah dejavu
kembali ke mimpi yang pernah
kumimpi
 
posted by yaya at 3:28 PM | Permalink | 0 comments
Monday, November 27, 2006
blogmania
Photobucket - Video and Image Hosting

sesungguhnya telah lama saya ingin menulis hal ini. hanya karena kesempatan untuk duduk didepan komputer, walaupun perlu beberapa menit saja untuk menulis postingan baru, belum ada(atau belum diadakan!D:).

menjadi blogger belum lama buat saya. baru tahun 2004 lalu. saat itu mulai membuat blog untuk anak-anak. fajri dan fikri. terinspirasi dari teman-teman yang bikin blog untuk anak-anak mereka, tentu saja. "supaya anakku tahu seperti apa dia waktu bayi, 1 tahun, 2 tahun, dan seterusnya", kata seorang teman. "supaya ada rekaman kejadian yang lucu dan tidak terlupakan yang pernah anakku lakukan, yang tidak bisa direkam oleh handycam maupun kamera digital", jawab teman yang lain. "biar anakku punya keinginan menulis dan bisa latihan menulis", ada teman lagi yang berpendapat seperti itu.dan saya pun manggut-manggut setuju. juga mencoba berpendapat yang sama.ehm...

kemudian saya mencoba beberapa provider yang menyediakan layanan blog gratis, semisal blogspot, blogdrive, wordpress, crabblog(?entah, seperti itukah namanya), multiply. ingin saya waktu itu adalah, punya blog yang tampilannya lain dan sesuai dengan tema anak-anak (fajri fikri waktu itu masih 7 dan 9 tahun).dan yang paling user friendly adalah blogspot. padahal mereka tidak punya template dengan tema yang khusus anak-anak. tapi akhirnya jadilah blog mereka.

saya rajin memposting cerita yang mereka karang sendiri dengan bahasa inggris yang belepotan ataupun hanya mempublish foto-foto mereka juga gambar-gambar. waktu itu memang fikri masih belum mahir mengetik memakai komputer. dia mengetik dengan lambat dan memakai dua jari. tapi dengan semangat yang luar biasa, akhirnya dia mampu menyelesaikan ketikannya. bahkan ada cerita tentang spongebob yang lahir setelah fikri menonton spongebob the movie. jika kita membaca postingan fikri, bahasa inggris yang dipakai gado-gado dengan bahasa indo. bahasa inggrisnya pun dengan kata-katanya sendiri. fikri tidak mempedulikan memakai bahasa inggris yang tepat ejaannya atau tidak. begitupun dengan ceritanya. eh, ceritanya memang dicampurnya dengan film tersebut, tapi ditambahkan dengan imajinasinya sendiri. “biar tambah seru”, katanya. meski tidak panjang, tapi itulah hasil kerja keras fikri. sebagai tambahan, fikri sangat suka menggambar dan sejak umur 5 tahun ia sudah mulai mencoba menggambar memakai word art yang diketahuinya dari fajri. fajri sendiri bisa menggambar di kompi saat dia bersekolah di pre-school dulu.

dan fajri sudah bisa menulis dalam bahasa inggris, walau kadang masih ada kata-kata yang belum tepat ejaannya. atas provokasi saya, fajri mau menulis. menulis apa saja. kejadian setiap hari atau cerita yang tidak bisa dilupakan.oya, provokasi saya adalah supaya fawwaz, teman mereka ketika di Australia dan anak dari sahabat kami, lily dan farid, bisa membaca blognya. dan biar mereka dikenal orang, demikian provokasiku waktu itu. padahal mungkin saja fawwaz belum pernah menengok blog mereka atau orang yang kami kenal yang sudi membaca blog mereka di hutan maya yang tak terbatas ini. tanpa berpikir seperti tadi, tentu saja karena pikiran mereka masih belum sampai untuk memikirkannya. makanya mereka, terlebih fajri, antusias menulis dalam bahasa inggris. dan fikri menggambar.

setelah beberapa waktu, mereka bosan menulis. saya pun jarang lagi menyemangati mereka menulis atau menggambar. apalagi ayah mereka membelikan playstation 2 setelah fajri beberapa kali ranking pertama di kelasnya. jadilah mereka gila dengan game dan sering minta dibelikan disk untuk ps2.

nah, bulan ini , tepatnya sejak bulan lalu, saya punya deal dengan mereka. karena terlalu seringnya mereka minta dibelikan disk untuk game yang baru, saya harus membatasinya. solusinya, saya akan belikan mereka masing-masing satu disk, jika, fajri menulis satu cerita yang selesai dan fikri menggambar tiga buah di paint. maka jadilah saya memposting setelah satu tahun lebih dua bulan tidak pernah meng up date blog mereka. a deserted blog.

tapi seharian ini, kami, saya berdua fikri, sibuk mengganti template. fajri hanya menengok sekali-kali. pasalnya, secara tak sengaja saya mendengar lagu kiroro, "mirai e" di kompi adikku, anto. penasaran, saya menggoogle untuk lihat klipnya. ternyata baru ketahuan bahwa lagu itu merupakan salah satu theme songnya film animasi "Final Fantasy IX". kutaruhlah di blog mereka. pikirku, sekalian ganti skinnya. jadinya, fikri yang mendesain kumpulan gambar FF 9 di paint dan, voila...jadilah blog baru mereka. template final fantasy ix yang didesain sendiri oleh fikri. fikri senang bukan main. karena dua postingan FF 9 dalam klip, seharian dia nonton terus di blognya. hingga kakaknya bosan dan meledeknya terus :)...dan fikri pun takut blognya tidak bisa tampilkan kedua klip itu. sepertinya ia akan sering membuka blognya. mudah-mudahan tidak tiap hari...

menjadi blogmania buat sebagian orang memang telah jadi hal yang biasa. bahkan ada beberapa yang sampai tiap hari memposting sesuatu buat blognya. blog sudah seperti suatu kebutuhan. seperti sesuatu makhluk yang butuh di beri "makan". dipelihara seperti piaraan. dipercantik. ditambahkan aksesoris. diberi sesuatu sebagai sebuah representasi, sebuah cermin, sebuah refleksi, dari si empunya blog.

ada kumpulan para blogger yang membuat komunitas mereka sendiri. ada juga blogger yang belum memikirkan pentingnya bergabung di komunitas itu. ada malah yang bikin institusi untuk mengadakan lomba memperebutkan award untuk sebuah blog yang terbaik.

walaupun, tetap saja ada yang belum memikirkan pentingnya membuat blog. entah karena alasan belum penting, belum menjadi kebutuhan, atau, memang karena belum tahu dan belum punya waktu bikin blog. bagi mereka, ehm, untuk kalangan tertentu yang "agak benci" blog, blog adalah media narsis. menarsiskan diri dengan menampilkan cerita diri, beli sesuatu buat diri (HP X kek, baju brand Y kek), berjalan-jalan di mal anu buat diri jadi relaks, melepas stres, clubbing, apapun yang bisa dipublish di blognya. buat sebagian orang memang kelihatan narsis dengan menampilkan semua sedetail-detailnya. sampai linking away kemana-mana. toh, tidak ada yang komplain dan protes tentang ini. sebab belum ada universal rules and regulation kan, tentang hal tersebut.

akhirnya, saya ingin tutup dengan mengutip survey technorati:


'Technorati is now tracking over 7.8 million weblogs, and 937 million links. That’s just about double the number of weblogs tracked in October 2004. In fact, the blogosphere is doubling in size about once every 5 months. It has already done so at this pace four times, which means that in the last 20 months, the blogosphere has increased in size by over 16 times.'

keep blogging, everyone!...(and i say to my self.....)
 
posted by yaya at 8:13 AM | Permalink | 1 comments